Modal Jempol isi pulsa dapat untung!

Modal Jempol
Modal Jempol isi pulsa dapat untung!

Isi ulang pulsa dan dapatkan kuota hingga 5GB hanya dengan Rp10 untuk pengguna simPATI, KARTU As, dan Loop!



DAPATKAN KEUNTUNGAN LEBIH



Isi ulang pulsa mulai Rp20.000 dan dapatkan kuota internet yang lebih besar dengan harga Rp10.




KUOTA INTERNET HINGGA 5GB
Isi ulang pulsa mulai Rp20.000 dan dapatkan kuota internet hingga 5GB dengan harga Rp10.

Cara Membeli

1. Isi ulang pulsamu sekarang
Lakukan isi ulang pulsa dengan minimal pengisian sebesar Rp20.000.
2. Kamu berhak mendapatkan paket Modal Jempol
  1. Untuk pelanggan yang belum registrasi akan mendapatkan pesan dari 5111 sebagai berikut: Anda berhak mendapatkan paket Modal Jempol hingga 1GB/2hr cuma Rp10. Jawab OK jika setuju (Penawaran berlaku 12 jam).
  2. Untuk pelanggan yang sudah registrasi dengan masa aktif kurang dari 1 tahun akan mendapatkan pesan dari 5111 sebagai berikut: Anda berhak mendapatkan paket Modal Jempol hingga 2GB/2hr cuma Rp10. Jawab OK jika setuju (Penawaran berlaku 12 jam).
  3. Untuk pelanggan yang sudah registrasi dengan masa aktif 1 tahun atau lebih akan mendapatkan pesan dari 5111 sebagai berikut: Anda berhak mendapatkan paket Modal Jempol hingga 5GB/2hr cuma Rp10. Jawab OK jika setuju (Penawaran berlaku 12 jam).
3.Ketik OK kirim ke 5111
Apabila kamu setuju untuk menikmati paket Modal Jempol, segera ketik OK dan kirim sms ke 5111. Selamat menikmati paket Modal Jempol!

#ModalJempol Tough Guy

Jagoan memang pantas diacungi jempol. Kamu bisa jadi jagoan dengan #ModalJempol pakai Telkomsel. Dengan #ModalJempol semua orang bisa dapat untung saat isi pulsa di mana saja karena ada bonus kuota hingga 5GB yang bisa kamu nikmati hanya dengan Rp10!
% buffered00:00Current time00:21

#ModalJempol - Ice Cream

Di bulan penuh cinta ini, kamu dengan #ModalJempol bisa dapat tanda cinta dari Telkomsel. Tidak hanya bikin kamu jadi romantis, tapi juga dapat untung.
% buffered00:00Current time00:21

#ModalJempol - Boss

Mau kasih tunjuk kebisaanmu di tempat kerja? Hadapi atasanmu dengan gerakan #ModalJempol yuk! Dengan #ModalJempol kamu bisa naik gaji dan dapat untung. Dapatkan ekstra kuota hingga 5GB hanya dengan Rp10.
% buffered00:00Current time00:21

#ModalJempol - Pijat

Sekarang hanya dengan #ModalJempol kamu bisa menikmati tambahan kuota hingga 5GB dengan melakukan isi ulang pulsa minimal Rp20 ribu. Ingin tahu info selengkapnya?
% buffered00:00Current time00:21

Defisit APBN Mengecil, Penerimaan Negara Rp 101,4 Triliun di Januari

Defisit APBN Mengecil, Penerimaan Negara Rp 101,4 Triliun di Januari
Defisit Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp 37,1 triliun atau 0,25% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) per 31 Januari 2018. Realisasinya lebih kecil dibandingkan posisi sama tahun lalu yang sebesar Rp 44,9 triliun atau 0,33% terhadap PDB.

Defisit anggaran mengecil lantaran penerimaan negara tercatat Rp 101,4 triliun atau tumbuh 14,7% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sedangkan belanja negara tumbuh 3,86% menjadi Rp 138,41 triliun. Adapun tahun ini, pemerintah membidik defisit anggaran Rp 325,94 triliun atau 2,19% terhadap PDB.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan besarnya penerimaan negara utamanya disokong oleh penerimaan perpajakan. “Penerimaan Perpajakan tumbuh 11,4% dibandingkan tahun 2017, dengan realisasi sebesar Rp 82,47 triliun," kata dia di kantornya, Jakarta, Selasa (20/2). (Baca juga: Pertumbuhan Pajak Januari Capai 11%, Tertinggi Dalam Empat Tahun)

Sementara itu, realisasi belanja negara meliputi belanja pemerintah pusat sebesar Rp 63,77 triliun dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp74,63 triliun. Adapun realisasi belanja pemerintah pusat meningkat 10,68% dibandingkan periode sama tahun lalu imbas tingginya realisasi belanja modal dan bantuan sosial.

Sri Mulyani menjelaskan, seiring dengan penurunan defisit anggaran, defisit keseimbangan primer turun menjadi Rp 13,9 triliun dari periode sama tahun lalu Rp 22,2 triliun. Keseimbangan primer adalah total penerimaan negara dikurangi belanja, di luar pembayaran bunga utang.

Pemerintah membidik defisit keseimbangan primer turun secara bertahap hingga nol atau bahkan surplus. Dengan begitu, kualitas anggaran menjadi lebih baik sebab pemerintah tidak lagi menarik utang untuk membayar bunga utang.

Sesuai ketentuan, defisit anggaran ditambal oleh pembiayaan, utamanya dari penerbitan surat utang. Hingga akhir Januari, realisasi pembiayaan tercatat Rp 21,8 triliun. Dengan perkembangan tersebut, rasio utang diklaim masih aman. (Baca juga: Tertinggi dalam 4 Tahun, Utang Luar Negeri Pemerintah 2017 Naik 14%)

"Posisi utang akhir Januari 2018 sekitar 29% dari PDB. Pemerintah tetap menjaga pada level yang aman dengan menjaga risiko atas nilai tukar dan perubahan suku bunga," kata Sri Mulyani.